Ads 468x60px

Monday, October 6, 2014

DPRD Medan Rapat Bersama PLN

Hari ini seluruh anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kota Medan akan bertemu dengan manajemen PLN untuk membahas persoalan belum terpenuhinya pasokan listrik di gedung DPRD Medann
“Rapatnya akan digelar di ruang sidang paripurna, karena akan dihadiri seluruh anggota dewan,” tegas anggota DPRD Medan dari Fraksi Gerindra, Ikhwan Ritonga ketika dihubungi, Minggu (5/9).

Dijelaskannya, persoalan belum terpenuhinya pasokan listrik di gedung DPRD Medan sudah terlalu lama dibiarkan, untuk itu ia berharap persoalan penting ini harus menemui titik  terang.

Monday, September 29, 2014

Tower di Atas Menara Mesjid Silaturahim Dikecam



Fraksi PPP DPRD Medan mengecam keras pihak pengembang yang mendirikan tower diatas menara mesjid. Sebagaimana diketahui menara Mesjid Silaturahim di Jl Garu III Kelurahan Harjosari I Medan Amplas dijadikan penyangga tower salah perusahaan selular.

“Ini sama halnya dengan pelecehan, pemilik tower terkesan sepele dan meremehkan kemegahan bangunan mesjid yang digunakan umat muslim melakukan ibadah disana. Tindakan tidak terpuji, lambang dan tulisan Allah diganti dengan alat pemancar telekomunikasi”, tegas anggota Fraksi PPP DPRD Medan Zulkifli Lubis kepada wartawan di gedung dewan, Senin (29/9/2014).

Awas Ombak Tinggi dan Badai Typhoon Kalmaegi

BELAWAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun meteorologi maritim Belawan melalui prakirawan Rizky Ramadhan kembali mengingatkan agar mewaspadai gelombang tinggi dan cuaca buruk di sejumlah perairan di Indonesia berlaku hingga Rabu (17/09/2014) pukul 07.00 WIB.

Gelombang Laut dengan tinggi 2.0 meter sampai 3.0 meter berpeluang dapat terjadi di Perairan Aceh, Perairan Sibolga dan Kep. Nias; Perairan Sumatera Barat dan Kep.Mentawai;

Karyawan Coca Cola Menuntut Hak

Ada 15 tuntutan yang diajukan ratusan massa pengunjukrasa dari karyawan-karyawati PT Coca Cola Bottling Indonesia (CCBI) dan PT Coca Cola Distribution Indonesia (CCDI) dibawah naungan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) yang mengelar aksi unjukrasa didepan gerbang pabrik jalan KL.Yosudarso Km 15 Medan Labuhan hingga sempat menganggu kelancaran arus lalulintas tersebut, Senin siang (29/09/2014).



Ke 15 tuntutan tersebut yakni mengenai salary range, saat ini gaji yang diterima karyawan grade 13-16 hampir tidak ada perbedaannya berada di kisaran UMK yang berlaku walau masa kerja yang sudah diatas 1 tahun, bahkan operation yang seharusnya sudah memberlakukan UMSK sesuai dengan ketetapan Pemerintah per Mei 2014 namun hingga kini belum ada tanda-tanda diberlakukan.

Scheme incentive, sudah 4 tahun berlaku Scheme incentive tanpa perubahan sementara target sangat agresif setiap tahunnya diberikan kepada karyawan sehingga periode Mei 2014 hanya berkisar 15-20% saja karyawan yang berhak mendapatkan incentive yang diakibatkan ambang minimal pencapaian dibatasi 80%.

Semrawutnya Galian di Medan



Walikota Medan, Dzulmi Eldin diminta untuk segera menindaklanjuti masalah sarana prasarana yang rusak akibat adanya sejumlah proyek galian yang menyebabkan terjadinya genangan air yang diperparah dengan rusaknya sistem drainase.

"Kalau itu dibiarkan, tentunya bisa memperburuk citra kota Medan,"ucap Dewan Penasehat Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Medan Ong Thien Hie yang akrab dengan sapaan A Hie SH.

Friday, September 5, 2014

Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi Beroperasi 2016



DELISERDANG – Gubernur Sumatera Utara. H Gatot Pujo Nugroho, ST, M.Si juga melaporkan perkembangan sepuluh Proyek Mp3EI lainnya di koridor ekonomi Sumatera, kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Sepuluh proyek itu yaitu: pertama, pembangunan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi dengan investasi Rp 5,2 triliun.

”Saat ini status pembebasan lahan 80 persen, dengan rencana operasional pada tahun 2016,” lapor Gubsu melalui videoconference dari stasiun KA Bandara Kualanmu, Deliserdang, Jumat (5/9).

Kedua, pembangunan PLTU Sarulla dengan kapasitas 3×110 ME di Tapanuli Utra dengan investasi Rp 17,5 triliun. Saat ini status pembebasan lahan sudah 100 persen, dan rencana groundbreaking pada September 2014.

Tuesday, September 2, 2014

LABUHAN – Ratusan murid SMU Negeri 19 Medan yang terletak di Jalan Seruwai, Kel. Pekan Labuhan, Medan Labuhan, melakukan aksi mogok belajar dan unjukrasa di halaman sekolah, Senin (1/9) sekira pukul 09.00 WIB.

Dalam tuntutannya, para pelajar meminta pihak Dinas Pendidikan Kota Medan agar segera mencopot Renata Nasution SPd, selaku kepala sekolah yang dianggap telah memberatkan para siswa dalam hal keuangan.

Menurut para siswa, Renata tak jarang melakukan pungutan liar kepada mereka.

Salah satu pungutan yang diwajibkan, yakni pembayaran uang OSIS sebesar Rp2.500 per siswa, namun kemana uang tersebut disalurkan, kepala sekolah tak mau menjelaskannya.

Awas! Perampok Mobil Pakai Suntik

LANGKAT – Masih ingat dengan pria tanpa identitas (Mr-x) yang ditemukan terkapar di parit kebun tebu Dusun I Kampung Nangka, Desa Kepala Sungai, Kec. Secanggang, Kab. Langkat, Minggu (31/8) pagi?

Ternyata pria malang itu bernama Holden Sihombing (52), warga Jl. Jermal II Medan. Ia diduga jadi korban perampokan karena mobil Xenia yang disopirinya raib.

Terungkapnya identitas korban bermula dari kedatangan dua kerabat korban yang salah seorang mengaku bernama Makmur Marpaung, asal Medan.

Perampok Berpistol Marak di Delitua

MEDAN – Aksi perampokan makin mengganas saja di wilayah hukum Polsek Delitua. Hampir tiap hari, ada saja warga yang jadi korban. Jumat (30/8) malam, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Teguh Santoso Iman (16) dirampas 4 pria berpistol di Jl. Karya Wisata Medan.

Teguh yang ditemui usai membuat laporan ke Polsek Delitua, Senin (1/9) siang menuturkan, perampokan terjadi tak lama setelah ia mengisi minyak di SPBU tak jauh dari lokasi kejadian. Singkat cerita, baru 100 meter melajukan sepeda motornya, tiba-tiba empat pria mengendarai Yamaha Vixion dan Mio menyalip sepeda motor korban.

BBPOM Sita Obat Ilegal Senilai Ratusan Juta

MEDAN- Dalam operasi gabungan selama dua hari, yakni Rabu (27/8) dan Kamis (28/8), Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Medan menyita obat-obat tradisional tanpa izin edar (TIE), kosmetik TIE dan obat palsu dari Medan, Kisaran dan Batubara.
Pantauan di kantor BPPOM Medan yang berada di Jalan Williem Iskandar ini produk yang disita antara lain, Jamu Pasak Bumi, Viagra, Urat Madu, Jamu Klanceng, Rumput Patima, gingseng dari luar negeri. Kosmetik dengan merk Schrammek dan sebagian besar produk dengan tulisan Mandarin.

Monday, August 25, 2014

Travo Listrik Meledak, Dua Pekerja Podomoro di Medan Tewas

Empat orang pekerja bangunan kompleks perumahan, pertokoan dan pusat perbelanjaan Agung Podomora Land di Jalan Putri Hijau Medan, mengalami kecelakaan kerja.

Dua dari empat orang pekerja meninggal dunia dalam kejadian kecelakaan kerja tersebut dimana para korban langsung dibawa ke rumah sakit putri hijau medan.

Menurut informasi yang diperoleh, para pekerja sedang mengerjakan pondasi bangunan di dekat trafo listrik yang berada di dalam Komplek Podomoro.Namun secara tiba-tiba trafo listrik meledak, mengakibatkan keempat korban bernama, Lamdor Rumapea, Uskol, Hasmil dan Frans Lumbanraja.

Thursday, August 14, 2014

Perbaikan Drainase di Belawan Semrawut

Maksud baik belum tentu dikerjakan dengan baik. Hal ini terlihat pada proyek drainase yang sedang berjalan. Sudahla lamban, kerjaannya pun terkesan asal jadi. Mau jadi apa lah kota Medan ini.

Sejumlah warga mengaku kesal akibat ulah pihak pemborong perbaikan drainase di sepanjang jalan Medan Belawan mulai dari Km 19 hingga Km 21 Medan Belawan, pasalnya pengerjaan drainase terkesan lamban dan terbengkalai.Kamis (14/08/2014).

Apalagi usai hujan korekan drainase menjadi sumber malapetaka baru, selain menyebabkan luapan banjir juga menjadi ancaman keselamatan bagi para anak-anak serta para pengguna jalan.

Gawat Kali Lah, Dalam Tahanan pun Bisa Nyabu

Tersangka pengguna sabu saat diamankan.
PENGADILAN bersama Kejari dan Polresta Medan melakukan pengrebekan terhadap sel tahanan sementara Pengadilan Negeri Medan. Penggrebekan ini dikarenakan adanya informasi peredaran dan konsumsi sabu oleh para tahanan saat menunggu proses persidangan.

Puluhan petugas kepolisian dari Satnarkoba Polresta dan pengawal tahanan Kejari Medan melakukan pemeriksaan terhadap 170 tahanan yang berada didalam ruangan. Alhasil petugas berhasil mengamankan 6 orang tahanan beserta alat isap sabu dan sabu seberat 0.01 gram serta belasan handphone dari dalam kantong celana tahanan.

Guna menghindari adanya kerusuhan di dalam sel tahanan maka pihak petugas kepolisian langsung membawa keenamnya ke dalam ruangan mediasi gedung pengadilan negeri medan dan kemudian melakukan test urine. Setelah dilakukan pengecekan maka keenam orang tahanan positif mengkomsumsinya.

Rumah Mewah di Tasbi Dibobol Maling, Pajero Sport Dibawa Kabur

Rumah mewah yang dibobol maling.
Kawanan maling yang ditaksir lebih dari satu orang beraksi di perumahan Taman Setia Budi Indah (Tasbi). Para pelaku menyatroni dua rumah sekaligus dan berhasil membawa kabur mobil Pajero Sport milik Mahyuzar (55), yang berada di Blok YY No 28 A.
Aksi kejahatan di perumahan mewah di Kota Medan itu diduga berlangsung, Rabu (13/8) sekira pukul 04.00 wib, saat si pemilik rumah tengah tertidur lelap.

Kejadian diketahui pertama sekali diketahui oleh pembantu Mahyuzar, Umi (18) yang terkejut melihat pintu rumah bagian depan sudah terbuka dan kemudian memberitahukan kepada korban yang saat itu masih tertidur. Korban pun terbangun dan melihat mobil Mitsubishi Pajero warna putih BK 505 IA yang terparkir di depan garasi sudah raib.

Dua Sekawan Pencuri 23 Sepmor Diringkus

Fikar ( kaos merah) dan Bonjol ( kaos biru),
 pelaku curanmor, dikawal petugas di Mapolsek Galang.
Aksi pencurian 23 unit sepedamotor yang dilakoni dua sekawan, Muhammad Zulfikar alias Fikar (25) warga Jl. Muhammadiyah Kel. Galang Kota Kec. Galang dan Imam Sumitro alias Bonjol (19) warga Dusun 10 Desa Pulo Gambar Kec. Galang kandas di tangan polisi. Kemarin (13/8) malam, kawanan bandit itu diringkus polisi dari lokasi berbeda.
Penangkapan Zulfikar dan Bonjol bermula dari operasi hunting Polsek Galang dalam rangka pengamanan pasca Pilpres dan Idul Fitri.

Saat itu melintas sepeda motor sport Yamaha Scorpio Z warna merah BK 5238 MA yang dikendarai pemuda berboncengan di Jalan Umum Galang Kota. Melihat gerak-gerik Fikar yang mencurigakan, Kanit Reskrim Iptu ALP Tambunan SH langsung memerintahkan Brigadir M Sialagan dan Bripka Rudi S Pane untuk melakukan pengejaran.

Monday, April 7, 2014

Honor Dokter Tertunggak



Medan
Honor pembimbing dokter spesialis di RSUD dr Pirngadi Medan digunakan untuk membayar farmasi. Hal ini membuat tertunggaknya honor dokter. 

"Tidak benar jika honor pembimbing ini kita gunakan untuk membayar farmasi sebagaimana yang disebutkan. Tapi dari 4 fakultas kedokteran yang bekerjasama dengan Pirngadi, ada satu di antaranya yang masih bermasalah dan belum membayarkan kewajibannya, hal ini ikut berdampak terhadap tertunggaknya honor para pembimbing," kata Dirut RSUD dr Pirngadi Medan, Amran Lubis kepada wartawan, Senin (7/4).

Anggota DPRD Sumut Diduga Korupsi

Medan
Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), mencatat delapan anggota DPRD Sumut diduga terlibat kasus korupsi penyaluran Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Tahun Anggaran (TA)2012 senilai Rp 1,8 T.




"Semua anggota DPRD Sumut yang terlibat itu saat ini kembali mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg)," kata Sekretatis Eksekutif Fitra Sumut, Rurita Ningrum, Senin (7/4).

Thursday, April 3, 2014

Jarah Rumah Jenderal, Hajab lahh...


Medan
Dua pelaku pencurian di rumah seorang Jenderal TNI AU di Jalan Ngalengko, Kecamatan Medan Timur babak belur dihajar warga, Rabu (2/4) sore.  

Polisi yang datang ke lokasi harus kerja ekstra keras saat akan memboyong Syawal (27) dan Zulkarnain. Pasalnya terjadi pro dan kontra antara warga di tempat itu. "Siapa saja teman mu main? Apa yang kau ambil," senggak petugas.

Pria Stres Ini Nyaris Ledakkan SPBU

Medan
Seorang pria diduga stres nyaris meledakkan SPBU Jalan Kapten Muslim, Rabu (2/4) pagi. "Pertama dia manjat dari Mushalla Nurul Falaah yang ada di belakang Indomaret kemudian naik ke atap SPBU," kata Renal, warga yang ikut menyaksikan aksi pria tersebut.

Sebelum memulai aksi nekatnya, pria dengan tato bunga di lengan sebelah kanan itu beberapa kali berlari-lari di atas atap SPBU. "Kemudian dia nyalakan mancis dan mau membakar baju. Saya suruh petugas SPBU untuk mematikan listrik," ujarnya.

Aipda Dudi Dituding Buat Keterangan Palsu

Medan
Seorang tersangka penganiayaan Aipda Dudi Efni (39) diamankan petugas Jahtanras Polresta Medan dari Bandara Kuala Namu, Selasa (1/4) malam sekira pukul 20.00 WIB. Ketika itu, tersangka yang belakangan diketahui bernama Paulus Chandra Panggabean berniat terbang ke Surabaya.

"Tersangka berniat kabur ke Surabaya," kata Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Jean Calvijn Simanjuntak kepada wartawan, Rabu (2/4) siang. Paulus tiba di Mapolresta Medan pada Rabu dinihari sekira pukul 03.00 WIB. "Motif penganiyaan salah paham," ujar Calvijn. Ditanya salah paham seperti apa, mantan Kapolsek Medan Baru ini enggan menjelaskan.

Tuesday, April 1, 2014

Polresta Medan Bentuk Timsus Judi Bola

Medan
Piala Dunia 2014 tinggal dua bulan lagi. Perhelatan akbar empat tahun sekali ini dipastikan akan menyita perhatian seantero dunia untuk memberi semangat bagi masing-masing tim nasional. Termasuk Indonesia, meski tidak memiliki wakil di ajang paling bergengsi sepakbola tersebut.

Tak ketinggalan para pelaku judi bola yang akan mencoba peruntungan dalam meraup rupiah dalam jumlah besar. Untuk mengantisipasi maraknya praktik judi bola, seperti tebak skor, tim mana yang akan muncul sebagai pemenang dan lainnya, Sat Reskrim Polresta Medan akan membentuk tim khusus (timsus). 

Dosen IAIN Ditikami Perampok

Medan
Nyawa Rusdi Ananda nyaris melayang di tangan kawanan perampok yang menyatroni rumahnya di Pasar III Gang Mulia No 25, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Selasa (1/4) pagi. Dosen IAIN Sumut ini ditikami dan diclurit kemudian disekap dalam kamar dengan kondisi bersimbah darah.

Kalau saja tetangganya, Atik (57) tidak keluar rumah, mungkin nyawa dosen Fakultas Tarbiyah Ilmu Pendidikan Program Studi Ilmu Matematika, ini tidak tertolong. "Pertama kali dengar ada yang teriak minta tolong kira-kira pukul 06.15 WIB," kata Atik kepada wartawan.

Monday, March 31, 2014

HATI-HATI !!! Modus Baru, Putuskan Rantai Sepeda Motor

Deliserdang
Anda pengunjung Wisata Bahari Pantai Putra Deli, Pantai Labu, Deliserdang, hendaknya waspada ketika memarkirkan sepeda motor. Pasalnya, saat ini marak terjadi modus pencurian sepeda motor milik pengunjung dengan cara memutuskan rantai kendaraan yang menjadi target pencurian.

Seperti halnya yang dilakukan seorang tersangka pelaku pencurian sepeda motor yang berhasil dibekuk petugas Polsek Beringin, Mahyudin alias Mayud (22), warga Pantai Putra Deli, Dusun II, Desa Denai Kuala. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai juru parkir di pantai Putra Deli ini nekat mencuri sepeda motor yang diparkir di area parkir pantai bersama teman-temannya, Kamis (5/12) silam. Setelah hampir tiga bulan buron, Mayud akhirnya berhasil diciduk di pantai yang dikelolah Udin Sanai tersebut, Minggu (30/3) sore.

Tiga Rumah di Helvetia Ludes Terbakar

Medan
Tiga rumah di Jalan Kapten Muslim, Medan Helvetia ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa, sedangkan kerugian ditaksir ratsan juta rupiah.

Data yang dihimpun di lokasi menyebutkan, kebakaran yang terjadi Minggu (30/3) sekira pukul 18.30 WIB, awalnya terjadi di rumah sekaligus grosir milik R Saragih.

"Api berawal dari rumah sebelah yang ditinggal penghuninya. Aku berniat memadamkan api, tapi terhalang seng," kata T Simbolon yang rumahnya ikut terbakar.  

Ia pun memberitahukan warga lain yang kemudian berupaya memadamkan api. Tapi kebakaran dengan cepat meluas. "Rumah yang satu lagi penghuninya bernama Shanti," sebut Simbolon. Api baru padam setelah belasan unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Kakak-adik Nyaris Mati Gara-gara Ngejar Jambret

Medan
Dua orang kakak-adik nyaris tewas setelah sepeda motor yang ditunggangi ditendang pelaku jambret, Senin (31/3) siang. Sementara pelaku ditembak kakinya karena mencoba kabur.  
Nursaidah Daulay (24) dan Mardiatul Hasanah Daulay (20) menderita sejumlah luka akibat terjatuh dari sepeda motor.

Bahkan, dua mahasiswi asal Sei Baruhur Beringin Jaya, Torgamba, Bagan Batu Selatan yang tinggal di rumah kerabatnya di Jalan Tuasan ini nyaris digilas mobil Kijang Innova.

Berawal ketika Nursaidah dan Mardiatul berniat menemui Cindy (19) dan Luvi (18) di kampus Unimed, Jalan Selamat Ketaren dengan mengendarai Honda Scoopy BK 2438 ZAC. Tiba-tiba dari belakang datang Reza Wahyudi (24) dan M Aniful Khoir Hasibuan yang menunggangi sepeda motor Satria BK 2664 AEJ dan memepet korban.

Warga Gaperta Bonyok Dihajar Puluhan Orang

Medan
Puluhan pria bersenjata tajam mengamuk di Jalan Gaperta Ujung Gang Martabe dekat perlintasan kereta api, Senin (31/3) dinihari. Mereka menganiaya Kristian Edi Natal Sihite (30) hanya karena ditegur agar tidak teriak-teriak saat melintas di tempat itu.

"Mereka ditegur orangtua disini karena teriak-teriak dan cakap kotor," kata seorang warga yang ditemui di lokasi. Kelompok pemuda yang ditegur adalah massa Andi Gondrong dan Gempar.
     
"Karena tidak senang ditegur, mereka mengamuk dan menganiaya warga yang melintas. Mereka juga merusak warung milik Sianturi dan melempari rumah warga sini," sambung warga itu. Naas buat Kristian yang kebetulan melintas.

Pria berambut ikal ini dipukuli kemudian diseret ke posko tempat biasa para pelaku berkumpul di Jalan Pembangunan IV, Gaperta Ujung. Di tempat itu, wajah Kristian disayat pisau.

Anggota Polsek Lubukpakam Dianiaya Anggota OKP

Medan
Aipda Dudi Efni (39) yang bertugas di Polsek Lubukpakam dianiaya tiga pria mengenakan seragam salah satu OKP di pelataran parkir Medan Plaza, Jalan Iskandar Muda, Minggu (30/3) malam sekira pukul 20.00 WIB.

Dengan kondisi terluka, Dudi sampai di Mapolresta Medan untuk melaporkan penganiayaan yang dialami. "Pelakunya tiga orang. Saya tak cuma dipukuli dan ditendang, kaki dan perut saya disabet pisau. Untung hanya luka gores," kata Dudi yang terpaksa menjalani perawatan di RS Bhayangkara. Korban juga mengaku keningnya terluka dipukul batu. "Celana jeans dan baju saya robek ditarik-tarik," ucapnya.

Dudi yang didampingi istrinya menceritakan, malam itu dalam perjalanan menuju kos seorang temannya. "Saya naik mobil dari Jalan Kangkung mau jemput anak di kosan teman. Sampai disitu, saya dengan ada ribut-ribut di samping kos-kosan. Saya pun keluar untuk mencari tahu apa yang terjadi," kata Dudi sambil memegangi keningnya yang diperban.  

Thursday, March 27, 2014

Suka Menipu, Ahok Dimassa




Alex alias Ahok (35) babak-belur dihajar massa karena menipu sejumlah orang. Para korban dikuras uang dan harta bendanya, termasuk mengiming-imingi akan menikahi korbannya yang wanita.

Ahok ditemukan salah seorang korbannya, H di Salon Rollez di Jalan Ismailiyah. Warga asal Batam, Kepulauan Riau ini, diburu karena menghilang setelah meminjam sepeda motor Yamaha Mio milik H (34), perempuan warga Brayan, Medan. Selain itu, Ahok juga meminjam uang H mencapai jutaan rupiah.

Karena sepeda motornya dilarikan, H yang sehari-hari berdagang di Jalan Agus Salim praktis tidak bisa berdagang. Sebab itu dia berupaya mencari Ahok kemana-mana hingga kemudian ditemukan di lokasi kejadian. "Dia berjanji, kami akan menikah," kata H.

Tabungan Pemilik Kos dikuras Mahasiswa UDA

Setelah empat tahun, aksi penipuan dan penggelapan uang yang dilakukan Rinto Gultom (27), warga asal Lumbang Rang, Songgang Utara, Kecamatan Lumanjulu, Toba Samosir akhirnya terkuak.

Selama itu, mahasiswa semester VIII Universitas Dharma Agung (UDA) ini menghabiskan uang Rp54 juta dalam tabungan yang seyogianya untuk biaya perawatan pemilik kos Bongkas Sitorus (65), tempat Rinto menetap di Jalan Sei Bamban, Medan. Ironisnya, uang tersebut dipakai untuk membiayai wanita yang dikenalnya lewat dunia maya.

Terkuaknya aksi penipuan dan penggelapan ketika keluarga pemilik kos curiga dengan uang Rp54 juta dalam tabungan yang buku tabungan dan ATM-nya dipercayakan kepada Rinto, berkurang secara drastis.

KPU Khawatir Listrik Padam saat Penghitungan Suara

Kekhawatiran akan terjadinya pemadaman listrik sewaktu pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg), 9 April 2014 mendatang, penghitungan suara sudah diantisipasi.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan sudah melakukan koordinasi dengan pihak PLN dan Pemko Medan agar tidak memadamkan listrik saat pileg. Berdasarkan, hasil koordinasi tersebut pemadaman tidak akan terjadi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan berdampak pada pelaksanaan pesta demokrasi.

"Terkait pemadaman listrik, kita sudah melakukan permohonan kepada PLN dan Pemko Medan untuk membantu kita supaya tidak terjadi pemadaman listrik. Katanya, Tidak ada pemadaman," kata Ketua KPU Kota Medan, Yenni Chairiah Rambu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi A DPRD Medan, Panwas Medan, Polresta Medan, Kamis (27/2).

Medan 'Banjir' Papan Reklame

Komisi D DPRD Kota Medan meminta Dinas Pertamanan Kota Medan menertibkan papan reklame menyalah. Sebab, ada beberapa papan reklame yang diduga tidak memiliki izin tumbuh subur di sejumlah lokasi di Kota Medan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi D DPRD Medan Ahmad Arief didampingi Anggota Komisi D M Faisal Nasution dan Budiman Panjaitan saat melakukan reses ke Dinas Pertamanan Medan, Jalan TB Simatupang, Medan yang diterima Kepala Dinas (Kadis) Pertamanan Kota Medan Zulkifli Sitepu didampingi Sekretaris Nurly dan Pejabat Dinas Pertamanan Medan, Rabu (26/3).

Dalam kesempatan tersebut, Arief juga menilai papan reklame melanggar estetika dan membahayakan penggunan jalan. Selalin, ada persoalan serius lainnya yang harus segera ditindaklanjuti Dinas Pertamanan adalah berdirinya sejumlah papan reklame baru tanpa izin dan hanya mengandalkan ormas ataupun OKP.

Tuesday, March 18, 2014

Menjerit saat Dicabuli, Sepupu Dibunuh


Tanjungbalai
Polres Tanjungbalai menggelar rekonstruksi pembunuhan sadis yang dilakukan Heri Azhari. Dari rekonstruksi terungkap pelaku nekat membunuh sepupunya, Hikmayanti lantaran menjerit saat dicabuli.

Reka ulang di tempat kejadian perkara (TKP) yang berlangsung sebanyak 21 adegan, dipimpin Kasat Reskrim AKP Aris Wibowo Sik didampingi Kanit Intelkam, AKP Drs B Simatupang dan Kapolsek Sei Tualang Raso, AKP Ruslan Lubis, Senin (17/3).      

Truk Masuk Jurang, 7 Siswa SD Tewas



Labura 
Tujuh siswa Sekolah Dasar (SD) tewas dalam peristiwa truk nyemplung ke jurang sedalam empat meter di Labuhanbatu Utara (Labura), Senin (17/3) siang.  

Korban tewas masing-masing Angga Kurniawan (8), Yusuf Setiawan Gulo (8), Tertin Telambanua (7), Muhammad Iqbal (8), Haikal Manurung (7), Riska Manurung (8) dan Julianto. Selasa (18/3) pagi, jenazah ketujuh korban tiba di rumah duka dan hari itu juga dikebumikan.

Pedagang Ayam Kena "Petrus"



Medan 
Zulfi Hendri (33) menjadi korban penembak misterius (petrus). Pedagang ayam di Jalan Bulan itu kritis seteleh lehernya ditembus proyektil. Siapa pelakunya, lokasi penembakan dimana dan apa motifnya, masih ditelusuri polisi.

Melyani (24), istri korban yang ditemui di RSUD Pirngadi, Selasa (18/3), kepada wartawan mengaku mengetahui suaminya tertembak setelah ditelepon seorang penarik becak.

Thursday, February 27, 2014

Mantan GM PLN Dituntut 11 Tahun Penjara


Medan
Mantan General Manager PT Perusahaan Listrik Negara Pembangkit Sumatera bagian Utara (PLN Kitsbu), Albert Pangaribuan, dituntut 11 tahun penjara dengan denda Rp1 miliar subsider enam bulan penjara akibat menyetujui pengadaan flame Turbine GT-12 di PLN Sektor Pembangkitan Belawan yang tidak sesuai spesifikasi kontrak sehingga negara mengalami kerugian hingga senilai Rp23,9 miliar.

Pekerja PT Bukara Tuntut Kesejahteraan


Medan
Ratusan pekerja PT Bumi Karyatama Raharja (PT Bukara) berunjukrasa menuntut hak kesejahteraan mereka di depan pabrik di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan Dusun I Pauh Desa Hamparan Perak Kecamatan Hamparan Perak, Kamis (27/2).

Surat Suara Tiba di Medan


Medan
Ratusan logistik Pemilihan Umum 2014 yang berisi surat suara untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD-SU) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk Dapil A, yang meliputi 11 Kecamatan di Kota Medan tiba di Gudang Penyimpanan Gudang Bulog Jalan Tahir Kelurahan Brayan II Medan Timur, Kamis (27/2).

Lahan Relokasi Pengungsi Belum Tersedia


Medan
Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, mengakui lahan relokasi pemukiman pengungsi korban Gunung Sinabung hingga kini belum tersedia. Hal itu dikarenakan lahan yang telah disiapkan Menteri Kehutanan ternyata letaknya sangat jauh dari desa pemukiman. Hal itu disampaikan Gatot saat temu pers di Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan pangeran Diponegoro Medan, Kamis (27/2) Sore.

Pembunuh Ibu Kandung Divonis 12 Tahun



Medan
Majelis hakim menjatuhi vonis 12 tahun penjara terhadap terdakwa M Yusuf (23) akibat perbuatannya menghabisi nyawa ibu kandungnya hanya karena tak memberikan uang Rp20.000.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (27/2), Majelis hakim yang diketuai Aksir menyatakan terdakwa M Yusuf telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 338 KUHPidana.

From SU Tolak Pemilu


Medan
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Sumatera Utara (From SU) menggelar aksi unjuk rasa menolak pelaksanaan Pemilu 2014. Aksi dimulai dari Bundaran Majestik Jalan Gatoto Subroto Medan kemudian long march ke depan Kantor Pos Medan, Kamis (27/2).

18 Korban Trafficking Masuk Rumah Sakit

Salah satu korban tracfficking, Veni Tobe (36),
yang dirawat di RSUD dr Pirngadi Medan, Kamis (27/2).

Medan
Setidaknya 18 orang korban trafficking yang diselamatkan dari pengusaha sarang walet milik Mohar, warga Jalan Brigjend Katamso Komplek Family Medan Johor, menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Medan. Mereka dirawat karena kondisinya lemah setelah selama bekerja tidak diperbolehkan keluar rumah, tidak digaji dan hanya mendapat asupan makanan berupa nasi putih yang terkadang diberikan kerupuk, kecap, tempe dan ikan nasi.