Ads 468x60px

Monday, April 7, 2014

Honor Dokter Tertunggak



Medan
Honor pembimbing dokter spesialis di RSUD dr Pirngadi Medan digunakan untuk membayar farmasi. Hal ini membuat tertunggaknya honor dokter. 

"Tidak benar jika honor pembimbing ini kita gunakan untuk membayar farmasi sebagaimana yang disebutkan. Tapi dari 4 fakultas kedokteran yang bekerjasama dengan Pirngadi, ada satu di antaranya yang masih bermasalah dan belum membayarkan kewajibannya, hal ini ikut berdampak terhadap tertunggaknya honor para pembimbing," kata Dirut RSUD dr Pirngadi Medan, Amran Lubis kepada wartawan, Senin (7/4).

Anggota DPRD Sumut Diduga Korupsi

Medan
Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), mencatat delapan anggota DPRD Sumut diduga terlibat kasus korupsi penyaluran Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Tahun Anggaran (TA)2012 senilai Rp 1,8 T.




"Semua anggota DPRD Sumut yang terlibat itu saat ini kembali mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg)," kata Sekretatis Eksekutif Fitra Sumut, Rurita Ningrum, Senin (7/4).

Thursday, April 3, 2014

Jarah Rumah Jenderal, Hajab lahh...


Medan
Dua pelaku pencurian di rumah seorang Jenderal TNI AU di Jalan Ngalengko, Kecamatan Medan Timur babak belur dihajar warga, Rabu (2/4) sore.  

Polisi yang datang ke lokasi harus kerja ekstra keras saat akan memboyong Syawal (27) dan Zulkarnain. Pasalnya terjadi pro dan kontra antara warga di tempat itu. "Siapa saja teman mu main? Apa yang kau ambil," senggak petugas.

Pria Stres Ini Nyaris Ledakkan SPBU

Medan
Seorang pria diduga stres nyaris meledakkan SPBU Jalan Kapten Muslim, Rabu (2/4) pagi. "Pertama dia manjat dari Mushalla Nurul Falaah yang ada di belakang Indomaret kemudian naik ke atap SPBU," kata Renal, warga yang ikut menyaksikan aksi pria tersebut.

Sebelum memulai aksi nekatnya, pria dengan tato bunga di lengan sebelah kanan itu beberapa kali berlari-lari di atas atap SPBU. "Kemudian dia nyalakan mancis dan mau membakar baju. Saya suruh petugas SPBU untuk mematikan listrik," ujarnya.

Aipda Dudi Dituding Buat Keterangan Palsu

Medan
Seorang tersangka penganiayaan Aipda Dudi Efni (39) diamankan petugas Jahtanras Polresta Medan dari Bandara Kuala Namu, Selasa (1/4) malam sekira pukul 20.00 WIB. Ketika itu, tersangka yang belakangan diketahui bernama Paulus Chandra Panggabean berniat terbang ke Surabaya.

"Tersangka berniat kabur ke Surabaya," kata Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Jean Calvijn Simanjuntak kepada wartawan, Rabu (2/4) siang. Paulus tiba di Mapolresta Medan pada Rabu dinihari sekira pukul 03.00 WIB. "Motif penganiyaan salah paham," ujar Calvijn. Ditanya salah paham seperti apa, mantan Kapolsek Medan Baru ini enggan menjelaskan.

Tuesday, April 1, 2014

Polresta Medan Bentuk Timsus Judi Bola

Medan
Piala Dunia 2014 tinggal dua bulan lagi. Perhelatan akbar empat tahun sekali ini dipastikan akan menyita perhatian seantero dunia untuk memberi semangat bagi masing-masing tim nasional. Termasuk Indonesia, meski tidak memiliki wakil di ajang paling bergengsi sepakbola tersebut.

Tak ketinggalan para pelaku judi bola yang akan mencoba peruntungan dalam meraup rupiah dalam jumlah besar. Untuk mengantisipasi maraknya praktik judi bola, seperti tebak skor, tim mana yang akan muncul sebagai pemenang dan lainnya, Sat Reskrim Polresta Medan akan membentuk tim khusus (timsus). 

Dosen IAIN Ditikami Perampok

Medan
Nyawa Rusdi Ananda nyaris melayang di tangan kawanan perampok yang menyatroni rumahnya di Pasar III Gang Mulia No 25, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Selasa (1/4) pagi. Dosen IAIN Sumut ini ditikami dan diclurit kemudian disekap dalam kamar dengan kondisi bersimbah darah.

Kalau saja tetangganya, Atik (57) tidak keluar rumah, mungkin nyawa dosen Fakultas Tarbiyah Ilmu Pendidikan Program Studi Ilmu Matematika, ini tidak tertolong. "Pertama kali dengar ada yang teriak minta tolong kira-kira pukul 06.15 WIB," kata Atik kepada wartawan.