Ads 468x60px

Friday, June 21, 2013

Pesta Sabu Ditemani Banci, Pria Afrika Diringkus

MEDAN
 Seorang warga Negara Afrika Selatan, Essop Ismail Moola (55) ditangkap Sat Narkoba Polresta Medan, Kamis (20/6) dini hari. Penangkapan penghuni Hotel Pardede di Jalan Ir. Juanda Medan itu bermula dari teriakan seorang banci lantaran tak dibayar pria yang mengencaninya tersebut.

 Teriakan seorang pria berpenampilan wanita itu sembari berlari meninggalkan kamar 238. Suara minta tolong yang cukup keras membuat para security mendatanginya.


 Alhasil petugas keamanan hotel pun memeriksa kamar 238 yang dihuninya semalaman bersama pria berkewarganeraan Afrika Selatan. Begitu security membuka pintu, didapati alat penghisap sabu (bong), mancis dan sisa sabu di dalam kaca.

 Selanjutanya, pihak scrurity hotel berbintang tiga itu memanggil pihak polisi dan menyerahkannya ke Sat Narkoba Polresta Medan bersama barang bukti.

 Berdasarkan keterangan yang dihimpun POSMETRO MEDAN, peristiwa penangkapan itu terjadi saat Essop yang baru tiba dari Jakarta beristirahat di Hotel Pardede, Selasa (18/6). Namun semalaman tinggal sendiri, warga Jalan Perkutut No.7, Desa Jantho Makmur, Kec. Kota Jantho, Aceh Besar ini memilih membawa seorang banci ke kamarnya, melalui jasa parbetor. Kesepakatannya, Essop akan membayar waria tersebut dengan harga Rp 100 ribu.  

 Namun, sebelum melampiaskan napsunya. Pria berkepala plontos ini malah menyodorkan sabu-sabu. Belum lagi menghabiskan sabu-sabu, keduanya melakukan oral sex. Usai melakukannya, waria tersebut meminta uang imbalan seperti yang dijanjikan Essop. Akan tetapi, Assop tidak memberikannya karena sabu-sabu tersebut masih ada tersisa di kacanya.

 Merasa dirinya ditokohi, waria itu pun langsung keluar dari kamar hotel berbintang tiga itu. Sambil berteriak-teriak seraya menuju ke lantai dasar.

 Terkait penangkapan itu, Kasat Narkoba Polresta Medan, Kompol Dony Alexander Sik melalui Kanit I Narkoba Polresta Medan, AKP. Zupri mengatakan kalau ditangkapnya tersangka karena waria yang dikencaninya berteriak-teriak hingga mengundang perhatian scurity hotel. “Teriak-teriak bencongnya, jadi pas diperiksa kamarnya ditemukan satu buah bong berisi sisa sabu, mancis untuk bakar sabu,dan beberapa buah pipet,” jelasnya pada POSMETRO MEDAN.

 Saat ditemui POSMETRO, tersangka Essop enggan berkomentar. Apalagi saat gambarnya hendak diabadikan. “No.. No poto,” ucapnya dibalik jeruji besi kepada petugas.

 Namun, saat sekali lagi petugas memintanya untuk mengambil potonya. Lagi-lagi pria yang sudah berjenggot putih itu enggan keluar dari sel tahanan Sat Narkoba Polresta Medan. “I am international,” ucapnya kepada petugas dan menuju kembali keperkumpulan para tersangka lainnya. (tim)

No comments:

Post a Comment